Ibu mertua manggil gw dewoso

Posted: December 9, 2011 in Mertua
 Semenjak usia kehamilan istriku menginjak 9 bulan aku sudah ibu mertuaku sering menginap di ruko kami, meskipun untuk urusan mengeluarkan peju ku aku tidak pusing karna istriku walaupun hamil tetap mau aku setubuhi dan juga ada adik iparku vita (baca adik iparku vita) tapi setelah umur kandungan istriku 7 bulan aku begitu takut melakukan penetrasi ke dalam memek istriku karna khawatir akan keselamatan calon anakku makanya aku lebih sering di oral istriku dan hanya menggesek gesekkan kontolku ke memek adik iparku yang telah ketagihan dan selalu menginginkan memeknya di garuk garuk batang kontolku

Seperti biasa malam itu ibu mertuaku menginap di ruko kami dan karna usia kandungannya sudah detik detik akan melahirkan alias sudah menginjak sembilan bulan maka istriku tidak lagi membuatkan aku kopi pada malam hari, awalnya aku sudah berpesan tidak perlu ibu yang bikinin kopi biar saya bikin sendiri tapi malam itu seperti biasa jam sebelas malam tiba tiba pintu ruang kerjaku di buka ibu mertuaku membawakan kopi, padahal saat itu aku sedang menonton film blue sambil mengeluarkan kontolku yang super tegang dan mengelus ngelus, aku kaget dan belum sempat menutup celanaku saat itu
“maaf ya ben ibu gak sengaja, kirain kamu lagi kerja”
“Ah ng ng’gak papa bu, abis aku dah hampir 2 bulan gak begituan makanya aku liat film sambil gini”
“untung ibu yang liat kalo adikmu gimana? Kan nanti dia bisa terpengaruh. Lagian gak baik ben mending kamu banyakin puasa ya”
Aku diam tapi aku melihat ibu mertuaku selalu melirik ke arah selangkanganku dan aku tau pasti bapak mertuaku pasti belum bisa melakukan tugasnya setelah menjalani oprasi ginjalnya yang baru kurang dari dua bulan..
Ibu mertuaku wanita yang anggun dan sexy umurnyapun masih dibawah 40, dengan tinggi sekitar 165 dan memiliki bongkahan pantat yang aduhai dan dua gunung kembar yang berukuran 38, itu aku ketauhui sejak aku masih penganten baru saat istriku salah mengangkat jemuran saat itu aku tanya itu BH siapa dan istriku menjawab punya ibu…
Setelah kejadian itu aku selalu mengunci pintu kamar kerjaku setiap malamnya hingga pagi itu saat istriku di bawah membantu anak buahku yang baru bekerja beberapa hari sambil mengajarinya katanya
Aku terbangun tidak seperti biasa jam 12 tapi jam 9 aku sudah terbangun dan kebelet pengen kencing aku langsung maenerobos masuk kamar mandi , di kamarku dan mengeluarkan kontolku yang setiap pagi terbangun, rupanya ibu mertuaku baru selesai mandi dan baru saja mengenakan cdnya, kami sama2 kaget tapi aku langsung mengeluarkan air kencingku
“ buk maaf saya kira gak ada orang saya kebelet banget” dia hanya menutupi teteknya yang besar dengan tangan dan tangan yang satu menutupi selangkangannya yang sudah terbungkus celana dalam, aku melihat kemontokan ibu mertuaku yang hanya terbungkus cd melalu cermin besar di depanku wajahnya merah entah karna malu atau marah
“kamu jangan ngeliatin ibu terus dong cepetan keluar”
“iya bu ini belum abis” dan sepertinya pagi itu air kencingku banyak sekalidan kontolku saat itu maximal besarnya, akupun sadar ibu mertuaku melihat hal itu
“ibu juga ngeliatin punya terus” aku sengaja memamerkan kontolku berlama lama sambil ku cuci kontolku dan ku kedut kedut
“gimana gak mau liat orang kamu gak tutupin”
“ buk yang kemarin malam aku gak terusin, aku kayak gak tahan lagi apalagi ngeliat ibu telanjang, bisa tolongin aku gak bu”
“enak aja kamu, jangan kurang ajar ya”
“ bukan itu maksudku bu, tapi aku kocok sambil liat ibu begini boleh ya” dia tidak menjawab hanya menundukkan kepalanya, akupun mulai mengocok kontolku perlahan dan kali ini aku menghadap ke dia, aku sengaja memamerkan kontolku ke ibu mertuaku, sepuluh menit tapi aku memang sengaja tidak mengocok agar keluar
“lama banget sih ben, cepetan ibu malu nih”
“ya gimana lagi namanya juga pake tangan bu, ibu bantuin deh plesh ya bu bantu”mukanya semakin memerah saat tangannya yang menutupi selangkangannya ku arahkan ke kontolku, perlahan dia mulai mengocok kontolku, selang beberapa menit belum juga keluar napasnya semakin naik
“bu aku biasanya kalo di kocok emang lama bisa sampe jam jaman, kalo boleh aku pinjem pantat ibu aku gesekin di luar ya bu”
”nggak aku keluar aja”
“eh bu pleash tolongin” meskipun ibu mertuaku tidak mau tapi dia tak menolak saat Aku langsung membalikkan tubuhnya dan kugesekkan kontolku ke belahan pantatnya yang super montok tanpa meleepas cdnya sesekali ku pegang pinggulnya dan kuraba raba, aku terus mendesah agar dia semakin terpancing birahinya, dan akhirnya aku berhasil tanganku sudah mendarat di dua bukit kembarnya dan meremas lembut
“eeaaaahmm ben kok jadi begini ssiiiihhhhhhhhh”
“abis aku udah nafsu banget bu, ibu sexy, montok banget”
“tapi gak boleh keterusan ya ben, dosa”
“iya bu Cuma dari luar aja kok” aku pun kembali meningkatkan gencatanku yang kini sudah memindahkan posisi kontolku yang tadinya di belahan pantat sekarang sudah di selangkangannya dan menggesek bibir memeknya yang sudah basah terasa becek pada celana dalamnya yg tergesek kulit kontolku
“ibu kok udah basah bu? Mau di bukak aja nggak bu celananya?”
“nggak ben jangan di bukak ntar keterusan, ahhh aduh ben enak ben terus aaahhhh” meskipun ibu mertuaku sudah terangsang penuh tapi aku tetap tidak membuka cdnya dan terus kugesekkan sambil sesekali palkonku kutekan pada lobang memeknya yang terhalang cd
“aduh ben kamu nakal akhhhh ibu jadi mau keluar ben en akhhhh” akhirnya ibu mertuaku menemukan orgasmenya dan spontan menjepitkan pahanya sehingga kontolku terjepit ketat dan beberapa detik kemudian akupun muncrat mengenai dinding kamar mandi di depannya sambil terus ku remas teteknya
Setelah tragedi kamar mandi aku kembali tidur dan bangun seperti biasa jam 12 siang dan saat itu istriku baru saja masuk kamar
“pah si lisa lumayan juga cepet bisa”
“ya bagus dong”
“ya udah bangun gantian tidurnya” sambil mencium pipiku dia merebahkan tubuhnya akupun hanya mengelus ngelus calon anakku yang masih di dalam perutnya…
Akupun menjalankan aktifitas seperti biasa sambil sesekali melihat lisa yang melayani customer counterku, sambil sesekali kulirik gumpalan dadanya dan pantatnya..
Sebagai gambaran lisa memiliki kulit yang putih bersih, tinggi kurang lebih 168, berat badan sekitar 55 dan ukuran bra yang setelah sempat kuamati saat aku berhasil membukanya berukuran 34B. dari gambaran tersebut sungguh ukuran yang proforsional untuk wanita indonesia
(kapan2 bakal saya tulis cerita saya dengan lisa) sabar aja

Malam itu dua hari setelah kejadian di kamar mandi ibu mertuaku mulai kembali membuatkan ku kopi
“ ini ben kopiny”
“eh iya bu makasih, kirain udah tidur”
“kamu dah mau punya anak jadi harusnya mulai belajar bangun pagi, kerjanya pagi aja “
“sayakan kerja sampe pagi bu”
“Kamu itu kalo di bilangin” ibuku duduk di sofa ruang kerjaku, dengan daster tidurnya mertuaku begitu anggun, aku lyang sedang suntuk mengerjakan handphone yang bermasalah langsung duduk di sebelahnya
“buk aku mau yang kayak kemarin dong” sambil ku meraba pahanya, dia langsung menepiskan tanganku
“udah ben jangan lagi, ibu harap hal kemarin gak ter ulang” dia memprotesku dan hendak berdiri tapi aku menarik tangannya dan dia terjatuh tepat di atas pangkuanku
“buk pleash sekali ini untuk terakhir kali ya..” sambil kuciumi lehernya dan aku sudah meremas toketnya yang besar itu
“ ehmmm ben kamu ini sukanya maksa ya” dia sudah mmendesah saat aku meremas dengan lembut teteknya, meskipun mulutnya menolak tapi tubuhnya tidak
Akupun sudah mengangkat dasternya sampai ke pinggang saat dia kembali hendak berdiri dan sambil terus meremas toketnya aku dengan susah payah menurunkan celana pendekku yang saat itu aku kenakan celana jeans pendek
Hingga akhirnya dia sudah mendudukiku selangkangannya tepat di atas kontolku yang langsung tegak berdiri, ibu mertuku juga sudah mengesek gesekkan memeknya yang seperti kemarin tetap tertutupi cdnya ke batang kontolku yang kerasdan aku juga sudah merasakan basahnya selangkangan ibu mertuaku senhingga terasa licin di sana, aku juga sudah berhasil melapaskan daster dan bhnya tangan kananku mempermainkan pentil susunya yang mengeras dan tangan kiriku mulai meraba selangkangannya dari depan, posisinya masih tetap membelakangiku tapi aku menikmatinya
“bu celananya udah basah banget di buak aja bu”
“jangan ben nanti kebablasan”
“nggak bu aku janji kayak kemari Cuma di gesekin di luar aja kok” ternyata nafsu sudah mengalahkan segalanya ibu mertuaku langsung berdiri melepaskan cdnya yang sudah basah oleh lendir dari memeknya dan kembali menduduki kontolku
“ahhhh bu memek ibu enak banget walau gak di masukin, anget banget”
“Ehhhhhhhhhhhhhhhhhmmmm heee” hanya itu yang keluar dari mulut mertuaku dengan posisi mendudukiku otomatis lubang memeknya terbuka dan sedikit sedikit aku mengangkat pantatku agar dia sedikit naik dan sesekali kepala kontolku sudah bertemu celah lobang kenikmatan ibu mertuaku dan tanpa di sadari ibu mertuaku saat aku menahan pinggulnya kontolku berhasil masuk kedalam memeknya saat pinggulnya kulepaskan langsung slepp
“ohhh ben masuk ben gak muat memek ibu di masukin kontolmu yang gede”
“tapi enak kan bu?”
“hhhee ehhhh oh ben ibu mertuaku” tidak mengangkat pantatnya justru menggoyangnya memutar dan memelintir kontolku di dalam memeknya membuatku merem melek menikmatinya
Akupun mulai mengimbangi goyangannya dan menaik turunkan pantatku hingga sekitar 10 menit akhirnya ibu mertuaku menekan pantatnya dalam2 dan kurasakan semburan semburan halus yang membuat kedutan kedutan pada dinding memeknya ibu mertuaku mencapai orgasmenya sementara aku belum dan kubiarkan dia menikmati sisa sisa kenikmatan. Sekitar satu menit kemudian aku mendorongnya hingga dia nungging dan mulai kukocok kontolku keluar masuk memeknya yang empot empot anyam itu dalam posisi dogy tidak sampai 5 menit akhirnya aku tidak mampu mempertahankan tekanan pada palkonku yang mendesak ingin kelauar yang semakin kutahan semakin nikmat dan
Crotot crot sekita lima kali kontolku mengeluarkan pejuh masuk kedalam memek ibu mertuaku yang tidak sampai 5 detik juga mencapai orgasmenya entah untuk yang ke berapa kali…
Nafas kami tersengal sengal menikmati kenikmatan yang tidak bisa tertuliskan disini
“bu memek ibu enak banget sih bisa empot empot”
“kontolmu tuh nakal banget sih, janjinya gak di masukin kok malah nerobos..”
“aku gak masukin buk, dianya pengen masuk sendiri, sumpah deh..! tapi ibu juga enakkan bu..?”
“Kamu itu mantu dewoso”
“apaan tuh dewoso”
( geDE doWO lan roSO)
Akhirnya sampai saat ini ibu mertuaku terus ketagihan untuk aku entot begitu juga vita yang sudah tidak dapat menahan untuk merasakan sodokan kontolku pada memeknya dan akhirnya perawannya aku juga yang mengambilnya, sementara lisa yang setelah berhasil aku entot ternyata dia memang janda yang baru satu bulan menikah dan suaminya kecelakaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s